Legalisasi dokumen untuk Malaysia — Dokumen, langkah dan syarat penerimaan
Legalisasi dokumen untuk Malaysia: Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Kuala Lumpur mencantumkan empat langkah untuk dokumen resmi terbitan otoritas Thailand yang akan digunakan di Malaysia: terjemahkan ke bahasa Inggris, legalisasi di Kementerian Luar Negeri Thailand, ajukan ke Kedutaan Thailand di Kuala Lumpur, lalu legalisasi akhir di Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra). Bawa dokumen asli berbahasa Thai dan terjemahan Inggris tersertifikasi beserta salinan; perwakilan dapat mengajukan dengan surat kuasa. Malaysia bukan pihak Konvensi Apostille, jadi siapkan rantai legalisasi konsuler ini dan periksa formulir serta biaya terkini di halaman Kedutaan. Pastikan daftar instansi penerima sebelum sertifikasi. Jenis dokumen, negara penerbit dan tujuan pemakaian menentukan langkah yang diperlukan.

- Biaya jasa
- penawaran per kasus (telepon · LINE · email)
- Waktu
- Dikonfirmasi setelah tinjauan berkas
Dokumen yang disiapkan
Siapkan asli yang diterima atau salinan tersertifikasi penerbit, ejaan paspor dan daftar khusus negara tujuan.
Pemeriksaan khusus layanan
Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Kuala Lumpur mencantumkan empat langkah untuk dokumen resmi terbitan otoritas Thailand yang akan digunakan di Malaysia: terjemahkan ke bahasa Inggris, legalisasi di Kementerian Luar Negeri Thailand, ajukan ke Kedutaan Thailand di Kuala Lumpur, lalu legalisasi akhir di Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra). Bawa dokumen asli berbahasa Thai dan terjemahan Inggris tersertifikasi beserta salinan; perwakilan dapat mengajukan dengan surat kuasa. Malaysia bukan pihak Konvensi Apostille, jadi siapkan rantai legalisasi konsuler ini dan periksa formulir serta biaya terkini di halaman Kedutaan.
Jalur autentikasi yang berlaku
Sebelum 28 Februari 2027, dokumen Thailand memakai jalur yang ada: instansi penerbit atau pengacara notarial bila perlu → MFA Thailand → kedutaan tujuan hanya bila diwajibkan. Tidak semua dokumen publik perlu notarisasi. Jangan menganggap Apostille menggantikan tahap konsuler di tujuan ini. Konfirmasikan persyaratan terkini dengan penerima dan kedutaan atau kantor perwakilan terkait.
Sebelum mengirim asli
Periksa ejaan paspor, seluruh halaman dan stempel, batas usia dokumen serta apakah penerbit harus mengirim langsung. Simpan instruksi penerima dan jangan kirim catatan sensitif tidak terkait pada pertanyaan awal.
Biaya dan antrean instansi
Biaya jasa bergantung dokumen, bahasa, jumlah dan jalur yang disepakati. Biaya pemerintah, kedutaan dan kurir dipisahkan dalam penawaran tertulis. Antrean dan permintaan koreksi memengaruhi waktu; pastikan estimasi untuk berkas sebenarnya.
Batas sertifikasi
Penerimaan dan pengecualian ditentukan instansi penerima. Autentikasi tidak menjamin visa, kuliah, registrasi atau persetujuan usaha.
Persiapan dan pengajuan
- 1. Siapkan daftar penerima dan dokumen.
- 2. Periksa asli, syarat tanda tangan dan sertifikasi yang tepat.
- 3. Pastikan langkah instansi yang berlaku sebelum pengajuan.
- 4. Periksa dokumen kembali dengan daftar yang disepakati sebelum penyerahan.
Pertanyaan sebelum pengajuan
Apakah sertifikasi menjamin penerimaan?
Penerimaan dan pengecualian ditentukan instansi penerima. Autentikasi tidak menjamin visa, kuliah, registrasi atau persetujuan usaha. Tidak. Autentikasi memverifikasi tanda tangan atau stempel terkait, bukan isi atau kelayakan. Instansi penerima memutuskan dan dapat meminta bukti tambahan.
Bisa semua selesai melalui kurir?
Tidak selalu. Pindaian membantu tinjauan awal tetapi penyaksian tanda tangan memerlukan kehadiran penandatangan sesuai aturan. Perbandingan asli dan aturan penerima mungkin memerlukan dokumen fisik; pastikan sebelum mengirim.
Sumber resmi
- Royal Thai Embassy, Kuala Lumpur — Legalization of Thai official documents for use in Malaysia
- HCCH — Thailand accedes to the 1961 Apostille Convention (30 June 2026)
- กระทรวงการต่างประเทศ — การภาคยานุวัติอนุสัญญา Apostille
- กรมการกงสุล — งานรับรองเอกสาร (นิติกรณ์)
- HCCH — Apostille Convention status table






