Notary Public di Thailand — Pertanyaan yang Sering Diajukan
Thailand tidak memiliki kantor notaris tersendiri. Pengesahan dilakukan oleh advokat berlisensi Notarial Services Attorney dari Lawyers Council of Thailand berdasarkan peraturan tahun 2003. Jawaban berikut ditulis oleh advokat yang menangani berkas ini setiap hari; biaya dan waktu adalah perkiraan per Agustus 2026 dan instansi penerima selalu menjadi penentu akhir.
Apakah Thailand punya notaris seperti di Indonesia?
Jawaban: Tidak. Thailand menganut sistem civil law namun tanpa profesi notaris tersendiri. Lawyers Council of Thailand memberi lisensi kepada advokat aktif sebagai Notarial Services Attorney berdasarkan peraturan 2003. Advokat tersebut dapat menyaksikan dan mengesahkan tanda tangan, mengesahkan salinan sesuai asli, mengambil sumpah, dan menyaksikan penandatanganan kontrak; nomor lisensinya tercatat pada daftar publik.
Apa yang sebenarnya disahkan?
Jawaban: Yang disahkan adalah prosesnya, bukan kebenaran isinya. Advokat mencatat bahwa seseorang yang identitasnya diverifikasi lewat paspor atau KTP Thailand menandatangani dokumen di hadapannya pada tanggal tertentu, atau bahwa salinan telah dicocokkan dengan dokumen asli yang ditunjukkan. Ini tidak menyatakan isi dokumen benar, atau bahwa transaksinya sah di negara tujuan.
Apakah harus hadir langsung?
Jawaban: Untuk pengesahan tanda tangan, afidavit, dan sumpah, ya — penanda tangan wajib hadir agar identitas diperiksa dan tanda tangan disaksikan. Untuk salinan sesuai asli, dokumen asli harus ditunjukkan, tetapi kuasa tertulis memungkinkan perwakilan yang membawanya. Notarisasi jarak jauh melalui video tidak diakui di Thailand.
Identitas apa yang diterima?
Jawaban: Paspor yang masih berlaku untuk warga asing, atau KTP Thailand untuk warga Thailand. Nama pada identitas harus sama dengan nama pada dokumen; bila dokumen lama memakai ejaan lain atau nama sebelumnya, bawa akta ganti nama atau akta nikah agar perbedaan dicatat dalam sertifikat notarial.
Apakah notarisasi saja cukup untuk dipakai di luar negeri?
Jawaban: Jarang cukup. Rantai yang lazim: notarisasi oleh advokat → legalisasi Departemen Konsuler Kemenlu Thailand → legalisasi kedutaan/konsulat negara tujuan di Bangkok. Sebagian universitas, bank, dan mitra swasta menerima sertifikat notarial saja, jadi mintalah konfirmasi tertulis sebelum membayar langkah tambahan.
Berapa biaya dan lama legalisasi Kemenlu?
Jawaban: Departemen Konsuler menetapkan biaya resmi 200 baht per dokumen untuk layanan reguler, umumnya diambil pada hari kerja kedua, dan 400 baht per dokumen untuk layanan kilat di hari yang sama. Itu biaya pemerintah, di luar jasa advokat dan kurir, dan dapat berubah.
Kapan Apostille Thailand berlaku?
Jawaban: Thailand mengaksesi Konvensi Apostille 1961 pada Juni 2026 dan Konvensi berlaku bagi Thailand mulai 28 Februari 2027. Sebelum tanggal itu rantai legalisasi konsuler di atas tetap berlaku. Setelah berlaku, dokumen ke sesama negara peserta cukup satu apostille alih-alih legalisasi kedutaan, namun negara tujuan tetap bisa meminta terjemahan dan, untuk dokumen privat, notarisasi lebih dulu.
Bisakah dokumen berbahasa Thai saja dinotarisasi?
Jawaban: Bisa, tetapi dokumen untuk luar negeri biasanya disertai terjemahan bahasa Inggris. Struktur paling aman adalah dokumen dwibahasa dua kolom, atau naskah Thai dengan terjemahan tersertifikasi yang dilampirkan dan dirujuk dalam sertifikat notarial sehingga keduanya berjalan sebagai satu berkas.
Apakah surat kuasa untuk properti atau perusahaan bisa dinotarisasi?
Jawaban: Bisa. Surat kuasa untuk balik nama di Kantor Pertanahan, pendaftaran perusahaan, rekening bank, atau perkara pengadilan dapat ditandatangani di hadapan advokat lalu dinotarisasi. Kuncinya adalah redaksi yang memenuhi syarat instansi penerima: Kantor Pertanahan, Department of Business Development, dan tiap bank punya format harapan berbeda, dan pemakaian template umum adalah penyebab penolakan paling sering.
Apa penyebab dokumen notarial ditolak di luar negeri?
Jawaban: Tiga hal dominan. Pertama, rantai belum lengkap — baru dinotarisasi tanpa legalisasi Kemenlu dan kedutaan. Kedua, ketidakcocokan ejaan nama paspor dengan dokumen. Ketiga, dokumen dasar kedaluwarsa: SKCK, kartu rumah, dan surat keterangan bank umumnya diminta terbit dalam 3–6 bulan terakhir pada saat pengajuan.
Berapa biaya dan waktunya?
Jawaban: Jasa advokat umumnya 700–2.000 baht per dokumen tergantung jenis tindakannya, dan sebagian besar janji temu di kantor selesai pada hari yang sama, sering dalam 1–2 jam. Bila dilanjutkan ke Kemenlu dan kedutaan, sediakan tambahan total 3–10 hari kerja, yang sebagian besar bergantung pada antrean janji temu kedutaan.
Saya di luar Thailand, bisakah seluruh proses diwakilkan?
Jawaban: Sebagian bisa. Salinan tersertifikasi, legalisasi Kemenlu, dan pengajuan ke kedutaan dapat kami tangani dengan surat kuasa dan dokumen asli yang dikirim kurir. Tindakan yang memerlukan tanda tangan Anda harus dilakukan langsung di Thailand, atau alternatifnya di hadapan notaris atau Kedutaan Thailand di negara Anda berada, lalu mengikuti alur legalisasi negara tersebut.
Belum yakin pengesahan mana yang dibutuhkan?
Kirim pindaian dan nama instansi penerima; kami pastikan alur, biaya, dan waktu sebelum pekerjaan dimulai.
Sumber utama: peraturan layanan notarial Lawyers Council of Thailand, Departemen Konsuler Kementerian Luar Negeri Thailand, dan tabel status Konvensi Apostille 1961 HCCH.
Informasi umum, bukan nasihat hukum, dan tidak menjamin hasil persetujuan. Ketentuan dapat berubah — konfirmasikan ke instansi penerima dokumen Anda.